Oral Health Literacy Melalui Media Pembelajaran Video Animasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Pubertas Pada Pramuka Penggalang di SMP Negeri 1 Pamboang Kabupaten Majene

Authors

  • Abdul Latif Suharli Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
  • Rahmat Rahmat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Keywords:

puberty, adolescents, OHL, animated videos, knowledge

Abstract

Remaja sebagai penerus bangsa yang berperan sangat penting bagi keberlangsungan hidup suatu negara dengan rentang usia berada pada usia 10 – 19 tahun yang memiliki kebutuhan yang kompleks dan multidimensional dengan jumlah 16% dari jumlah populasi atau sekitar 1,3 miliar. Berbagai perkembangan karakteristik seksual sekunder dan perubahan pertumbuhan pada tubuh secara signifikan baik pada remaja laki-laki maupun pada remaja perempuan dapat terjadi pada rentang usia ini, remaja sebagai anggota pramuka dari usia Siaga yaitu usia 7 – 10 tahun dan beranjak memasuki usia Penggalang yaitu usia 11 – 15 tahun. Pubertas merupakan proses perubahan biologis yang terjadi pada remaja yang beranjak dari masa kanak-kanak menuju dewasa awal yang mencakup perubahan fisik dan hormone yang dapat dilihat pada perubahan hormone estrogen dan testosterone. Upaya yang diberikan berupa bimbingan atau tuntunan kepada remaja tentang Pendidikan kesehatan yang meliputi seluruh aspek kesehatan pribadi baik secara fisik, mental dan sosial agar kepribadiannya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui strategi  edukasi  yang  efektif dan  menarik  dalam memberikan pemahaman dan edukasi seperti melalui  Oral Health Literacy (OHL) melalui pemberian video  animasi,  yang  efektif  untuk  menyajikan  informasi  secara  interaktif,  membantu remaja memahami keterbatasan mereka, dan membuat keputusan yang lebih bijak. Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Pamboang untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta didik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan peserta didik dalam mengenal perbedaan perkembangan fisik laki-laki dan perempuan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan study pendahuluan untuk kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan membuat perencanaan, menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan. Hasil yang didapatkan adalah terlaksananya Pengabdian Masyarakat yaitu pemberian edukasi berupa Oral Health Literacy (OHL) melalui media pembelajran video animasi oleh tim Dosen STIKes Bina Bangsa Majene Bersama dengan Guru dan Pembina SMP Negeri 1 Pamboang

Downloads

Published

2025-11-30