Studi Etnomedisin Penggunaan Tanaman Obat untuk Perawatan Pasca Melahirkan pada Suku Madura di Kelurahan KandangjatinKulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Nur Mufidah Alfi Universitas Hafshawaty ZainulnHasan
  • Tutik Ekasari Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Iit Ermawati Universitas Hafshawaty Zainul Hasan

Keywords:

Etnomedisin, Perawatan pasca persalinan, Suku madura, Tanaman obat

Abstract

Perawatan pada masa nifas bertujuan untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati

komplikasi pada ibu nifas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikis ibu dan

bayi. Perawatan pasca melahirkan dapat menggunakan obat tradisional. Penelitian dilakukan

pada suku Madura di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo

untuk mengumpulkan data pemanfaatan tanaman obat untuk perawatan nifas. Penelitian ini

bertujuan untuk mengetahui konsep sehat dan sakit menurut suku Madura di Desa Kandangjati

Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Hal ini juga bertujuan untuk mengetahui

tumbuhan obat yang banyak dimanfaatkan, cara pengolahannya, dan cara pemanfaatan obat

tradisional untuk perawatan nifas di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten

Probolinggo. Metode dalam penelitian ini yaitu wawancara bebas, terbuka, dan mendalam yang

ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis secara

kuantitatif dengan menggunakan Relative Frequency of Citation (RFC) dan Family Importance

Value (FIV), kemudian hasilnya ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel, dan diagram disertai

dengan uraian penjelasan. Penelitian menemukan 37 responden yang memberikan informasi

mengenai 15 spesies tanaman yang termasuk dalam 8 famili. Tanaman yang paling banyak

digunakan adalah kunyit (Curcuma longa Linn). Cara pengolahan tanaman obat yang paling

banyak digunakan adalah dengan diparut. Sementara itu, cara penggunaan yang paling sering

dilakukan adalah dengan cara diminum

Downloads

Published

2026-03-31