Asuhan Keperawatan pada Pasien Bronkitis di Ruang Perawatan Interna RSUD Daya Kota Makassar

Authors

  • tuty alawiyah tuty STIKes Bina Bangsa Majene
  • Masyitah Wahab Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Marendeng majene

Keywords:

Asuhan Keperawatan, Bersihan Jalan Napas, Bronkitis, Hipertermi, Pola Tidur

Abstract

Latar Belakang : Bronkitis merupakan peradangan pada bronkus yang umumnya dipicu oleh infeksi virus, bakteri, atau paparan iritan lingkungan seperti asap rokok dan polusi udara. Kondisi ini menimbulkan gejala batuk produktif, sesak napas, demam, serta gangguan tidur akibat ketidaknyamanan pernapasan. Data Rekam Medik RSUD Daya Makassar tahun 2024 mencatat 21 kasus bronkitis, dan pada tahun 2025 menurun menjadi 15 kasus. Perawatan yang terencana dan sesuai standar menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi masalah tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara komprehensif proses asuhan keperawatan pada pasien bronkitis menggunakan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), dan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Metode: Metode penelitian berupa studi kasus pada satu pasien bronkitis yang dirawat selama tiga hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, telaah dokumentasi, dan studi pustaka. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil : Hasil menunjukkan tiga diagnosa utama: ketidakefektifan bersihan jalan napas, hipertermi, dan gangguan pola tidur. Intervensi berupa manajemen jalan napas, manajemen hipertermia, serta dukungan tidur. Setelah intervensi selama 3×24 jam, pasien mengalami perbaikan berupa batuk lebih efektif, penurunan sputum, normalisasi suhu tubuh, dan peningkatan kualitas tidur. Kesimpulan: Kesimpulan, asuhan keperawatan yang terencana, sesuai standar nasional, dan berbasis bukti terbukti efektif dalam memperbaiki status pernapasan, menurunkan suhu tubuh, serta meningkatkan kualitas tidur pasien bronkitis. Edukasi kepada pasien dan keluarga penting dilakukan sebagai upaya pencegahan kekambuhan di masa mendatang

Downloads

Published

2025-10-31