Asosiasi antara Pengetahuan Gizi Ibu dengan Asupan Energi dan Zat Gizi Anak Baduta di Kabupaten Majene
Keywords:
Asupan Gizi, Baduta, Pengetahuan GiziAbstract
Gizi merupakan penentu utama kualitas sumber daya manusia (SDM). Manusia dapat memiliki pertumbuhan dan perkembangan termasuk perkembangan otak serta kesehatan yang optimal dengan terpenuhinya kebutuhan gizi. Anak memerlukan asupan gizi yang optimal pada awal kehidupannya terutama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu saat janin dalam kandungan hingga 2 tahun setelah lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi antara pengetahuan gizi ibu dengan asupan energi dan zat gizi (protein, kalsium, zat besi) anak baduta umur 6-23 bulan di Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional study. Sampel adalah anak berusia 6-23 bulan yang berjumlah 97 dan ibu yang memiliki anak umur 6-23 bulan yang dipilih menggunakan metode proporsional non random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan formulir recall 24 jam, kemudian data pengetahuan yang telah diperoleh diolah menggunakan aplikasi SPSS, sedangkan data hasil food recall 24 jam diolah menggunakan aplikasi Nutrisurvey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan gizi ibu dari 97 responden, tertinggi yaitu pengetahuan baik sebanyak 58 responden (59,8%), kategori asupan energi tertinggi yaitu kategori cukup sebanyak 74 (76,29%), kategori asupan protein tertinggi yaitu kategori kurang sebanyak 51 anak (52,58%), kategori asupan kalsium tertinggi yaitu kategori cukup sebanyak 53 anak (54,64%), dan kategori asupan zat besi tertinggi yaitu kategori kurang sebanyak 97 anak (100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat asosiasi antara pengetahuan gizi ibu dengan asupan energi, protein, dan zat besi pada anak, tetapi terdapat asosiasi antara pengetahuan gizi ibu dengan asupan kalsium pada anak. Disarankan perlunya pemberian informasi lebih lanjut terhadap orang tua terutama ibu untuk memperhatikan asupan zat gizi anak terutama asupan kalsium untuk menunjang pertumbuhan linier anak.
References
Afif, P. A., & Sumarmi, S. (2017). Peran Ibu sebagai Edukator dan Konsumsi Sayur Buah pada Anak The Mother ’ s Role as Educator and Fruit Vegetable Consumption in Children. Amerta Nutr, 236–242. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i3.2017
Aini Rahmah, A., Indra Yani, D., Eriyani, T., & Rahayuwati, L. (2023). Hubungan Pendidikan Ibu Dan Keterpaparan Informasi Stunting Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting. Journal of Nursing Care, 6. https://jurnal.unpad.ac.id/jnc/article/download/44395/19391
Almatsier, S. (2004). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Ayuningtyas, H., Nadhiroh, S. R., Milati, Z. S., & Fadilah, A. L. (2022). Status Ekonomi Keluarga dan Kecukupan Gizi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kota Surabaya. Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 145–152. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1sp.145-152
Dahlia, B., Idayati, H., Pujiyanti, W., Ode Indang, E., Alwi, J., & Hapzah. (2024). Gizi Dalam Daur Kehidupan. https://scitechgrup.com/
Dody Izhar, M. (2017). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dengan Pola Asuh Makan terhadap Status Gizi Anak di Kota Jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 1(2). https://doi.org/10.22437/jkmj.v1i1.6531
Ertiana, D., & Zain, S. B. (2023). Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Gizi Berhubungan dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 96–108. https://doi.org/10.35966/ilkes.v14i1.279
Febria, C. (2019). Hubungan Kadar Kalsium dalam PASI dengan Panjang Badan Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah, 2(2), 138–146. https://jurnal.politasumbar.ac.id/index.php/jl/article/view/52
Hapzah, H., & Nurbaya, N. (2021). Penyuluhan Metode Ceramah terhadap Pengetahuan Ibu tentang Asupan Sayur dan Buah Anak SD. Jurnal Kesehatan Manarang, 7(1), 16. https://doi.org/10.33490/jkm.v7i1.232
Hasibuan, T. P., & Siagian, M. (2020). Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sering Lingkungan VII Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Tahun 2019. JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK), 2(2), 116–125. https://doi.org/10.35451/jkk.v2i2.229
Husna, N., & Ali Amin, F. (2023). Hubungan Asupan Energi, Protein, Penyakit Infeksi, Akses Pelayanan terhadap Stunting di Puskesmas Cubo. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3285–3291. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/17781
Ias Oktaviasari, D., Afif, A., Frenty Nurkhalim, R., & Urbaningrum, N. (2023). Pengetahuan Ibu tentang Gizi Seimbang dan Pola Konsumsi Anak Pra-Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Pengembangan Dan Pelayanan Kesehatan, 2(1), 2870–7976. https://jurnal.iik.ac.id/index.php/jenggala/article/view/95
Kemenkes. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. In Kemenkes, RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4855/3/Buku Saku SSGI 2022 rev 270123 OK.pdf
Nasution, R. A. Z., Maya, S., & Ernalia, Y. (2024). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Asupan Energi Dan Protein Dengan Kejadian Wasting Pada Balita Di Kelurahan Pasar Sibuhuan. Prosiding Seminar Nasional Integrasi Pertanian Dan Peternakan Seri 2, 96–104. https://semnasfpp.uin-suska.ac.id/index.php/snipp/article/view/101
Nissa, C., Mustafidah, I., & Indra, G. S. (n.d.). Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Pola Konsumsi Protein Berbasis Pangan Lokal pada Anak Baduta Stunting Maternal Knowledge of Nutrition and Protein Consumption Patterns Based on Local Food in Stunted Under Two Years Children. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1SP.2022.38
Puspita Sari, N., & Novrian Syahruddin, A. (2023). Asupan Gizi dan Status Gizi Anak Usia 6-23 bulan di Kabupaten Maros. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(2), 660–672. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index
Putri, M. M., Mardiah, W., & Yulianita, H. (2021). Gambaran Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting. JNC, 4(2), 122–129. https://doi.org/10.24198/jnc.v4i2
Riang Toby, Y., Dewi Anggraeni, L., & Rasmada, S. (2021). Analisis Asupan Zat Gizi Terhadap Status Gizi Balita. Faletehan Health Journal, 8(2), 92–101. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Sari, G., & Lubis, G. (2016). Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Anak Usia 3-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang 2014. In Jurnal Kesehatan Andalas (Vol. 5, Issue 2). http://jurnal.fk.unand.ac.id
Suci, K., Pramudya, F., Fitriana, S., & Wardani, P. (2023). Faktor Pola Makan Balita dengan Status Gizi Balita di Desa Kalipucang Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), 3(1), 43–46. https://doi.org/10.20473/jlm.v5i1.2021.2
Syarfaini, S., Nurfatmi, R., Jayadi, Y. I., & Alam, S. (2022). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Wasting pada Balita Usia 0-59 Bulan di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar Tahun 2022. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 6(2), 128–138. https://doi.org/10.22487/ghidza.v6i2.524
Thonthowi Jauhari, M., Ardian, J., Fitria Rahmiati, B., Canny Naktiany, W., Lastyana, W., studi Gizi, P., & Kesehatan Universitas Bumigora, F. (2022). Gambaran Pengetahuan Ibu Balita tentang Gizi Seimbang di Desa Sukaraja. Journal of Nutrition and Culinary, 2(2). https://doi.org/10.24114/jnc.v2i2.36642
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hapzah, Yudianti, Zaki Irwan, Najdah Irwan, Nurbaya Irwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








