Faktor-faktor yang memengaruhi Anxiety pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Stikes Bina Bangsa Majene

Authors

  • ASMUNI Uny
  • Rahmat Wahab Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
  • Syahrul Wahab Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Keywords:

Anxiety, Kulaitas tidur, Pemberian tugas

Abstract

Kecemasan (anxiety) merupakan kondisi psikologis yang sering dialami oleh mahasiswa, terutama mereka yang berada dalam tekanan akademik dan sosial. Mahasiswa program studi S1 Kesehatan Masyarakat dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka, salah satunya berupa gangguan kecemasan. Kualitas tidur dan beban tugas akademik merupakan dua faktor yang diduga memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat kecemasan pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan pemberian tugas dengan tingkat kecemasan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 85 mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah terstandarisasi dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat anxiety, dengan nilai p-value sebesar 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur, Sementara itu, variabel pemberian tugas menunjukkan hasil p- value sebesar 0,478 berdasarkan uji Chi-Square, yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pemberian tugas dengan tingkat anxiety mahasiswa. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan gambaran kepada institusi pendidikan mengenai pentingnya memperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa, Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan program dukungan psikologis dan manajemen stres di lingkungan kampus.

References

Ardiansyah, S., Tribakti, I., Yunike, S., Febriani, I., Saripah, E., Bagus, G., Zakiyah, K., Muji, I. K., Egy, R., Putra, S., Kurnia, H., Narulita, S., Juwariah, T., & Akhriansyah, M. (n.d.). KESEHATAN MENTAL. PT GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI. www.globaleksekutifteknologi.co.id

Crawford, J. R., & Henry, J. D. (2016). The Depression Anxiety Stress Scales (DASS): Normative data and latent structure in a large non-clinical sample. British Journal of Clinical Psychology, 42(2), 111–131. https://doi.org/10.1348/014466503321903544

Dyah Vierdiana. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tingg. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, Volume 7 Nomor 1.

Handayani, E. S., Psi, S., & Psi, M. (2022). KESEHATAN MENTAL (MENT HYGIENE).

Imam Abidin, Lia Nurlianawati, & Santi Puspitasari. (2024). Efektivitas Intervensi Buteyko Breathing Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan. Jurnal Keperawatan Florence

Maura, R., Sumiati, N. T., Latifa, R., & Kolopaking, R. (2023). Kesehatan Mental Mahasiswa Psikologi: Uji Pengaruh Dukungan Sosial dan Coping Stress Mental Health of Psychology Students: Testing the Effect of Social Support and Coping Stress. In MAJALAH SAINSTEKES (Vol. 10, Issue 2).

Michael A. Grandner. (2019). Sleep and Health.

Mustikawati, I. F., & Putri, P. M. (n.d.). Herb-medicine journal Hubungan Antara Sikap Terhadap Beban Tugas Dengan Stres Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Nursalam. (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (salemba madika). http://www.penerbitsalemba.com

Trikusuma, G. A. A. C., & Hendriani, W. (2021a). Distres Psikologis di Masa Pandemi COVID 19: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental,6(2), 106. https://doi.org/10.20473/jpkm.v6i22021.106-116

Downloads

Published

2026-01-30